Saturday, June 8, 2013

Contoh Pelanggaran HAM di Indonesia

Pada kesempatan kali ini Cah Indonesia akan menyajikan beberapa contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia. HAM atau Hak Asasi Manusia merupakan hak dasar yang dimiliki setiap orang semenjak dia lahir. Bahkan kebanyakan ahli berpendapat bahwa HAM dimiliki manusia sejak ia masih berada di dalam kandungan. Sedangkan menurut Tap MPR No. XVII tahun 1992, HAM adalah hak dasar yang melekat pada diri manusia: secara kodrati, universal, dan abadi, sebagai anugerah dari Tuhan YME. Hak dasar tersebut antara lain adalah hak untuk hidup, hak berkeluarga, hak mengembangkan diri, hak keadilan, hak kemerdekaan, hak komunikasi, hak keamanan, dan hak kesejahteraan. Namun seiring berjalannya waktu banyak kasus yang di kategorikan dalam pelanggaran HAM baik itu pelanggaran HAM berat maupun pelanggaran HAM ringan. Berikut akan di sajikan contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia:
  1. Kasus Pelanggaran HAM Di Tanjung Priok.
    Pada tahun 1984 terjadi kerusuhan antara aparatur kepolisisan dengan warga Tanjung Priok. Kerusuhan itu terjadi akibat adanya beberapa pertentangan yang berdasar pada unsur SARA serta politik. Kerusuhan tersebut mengakibatkan ratusan orang dari kedua belah pihak khususnya dari pihak warga meninggal dunia, serta banyak diantara mereka yang selamat mengalami luka. Korban yang sebagian besar adalah warga sipil meninggal karena kekerasan dan luka tembak.

  2. Kasus Terbunuhnya Marsinah.
    Marsinah merupakan seorang karyawan PT. Catur Putra Surya di Porong Jawa Timur. Kasus pelanggaran HAM tersebut berawal dari sebuah untuk rasa yang dilakukan beberapa karyawan PT. CPS pada 3-4 mei 1993, yang berujung pada pemecatan 13 karyawan. Karena hal tersebut Marsinah menuntut perusahaan untuk mencabut pemecatan tersebut. Dan na’as pada 5 mei 1993 Marsinah dinyatakan hilang dan kemudian ditemukan di sebuah hutan dengan keadaan tak bernyawa pada 9 mei 1993. Kasus tersebut dianggap sebagai kasus pelanggaran HAM berat karena Marsinah mengalami penculikan, penganiayaan, dan pembunuhan

  3. Kasus Terbunuhnya Empat Mahasiswa Tri Sakti.
    Krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak tahun 1997 menyulut amarah mahasiswa dan masyarakat luas. Mereka menuntut untuk melengserkan presiden Soeharto dan menghentikan rezim orde baru. Pada mei 1998 yang merupakan puncak dari perjuangan mahasiswa dan masyarakat untuk menuntut diadakannya reformasi berakhir dengan kerusuhan. Aparatur negara yang saar itu dikusai oleh polosi dan TNI tidak menggunakan peralatan huru-hara. Namun mereka menggunakan peralatan perang untuk menghentikan demonstrasi. Dan saat para mahasiswa Tri Sakti berunjuk rasa, TNI dan Polisi yang menghadang demonstrasi tersebut mampu menggiring demonstran menuju kampus Tri Sakti, dan disana lah empat mahasiswa mengalami luka tembak yang merenggut nyawa mahasiswa tersebut.

  4. Kerusuhan Semanggi Setelah Reformasi.
    Kerusuha ini dianggap sebagai kerusuhan terburuk dalam sejarah Indonesia. Berawal dari jatuhnya 10 korban dari kalangan mahasiswa, 5 korban pada tragedy semangi I, 13 November 1998, dan 5 lainnya pada semanggi II, 24 september 1999. Demonstrasi tersebut kemudian berkembang menjadi kerusuhan yang mengakibatkan sebagian kota Jakarta tebakar, kasus penjarahan, dan pelanggaran atas dasar SARA. Dari data KOMNAS HAM terdapat 40 pusat perbelanjaan terbakar, 2.479 toko rusak parah, 1.604 toko dijarah, 1.119 mobil hangus dan ringsek, 1.026 rumah penduduk terbakar, 383 kantor rusak berat, 1.188 orang meninggal dunia karena penganiayaan, terbakar bersama toko yang terbakar ketika sedang menjarah, dan akibat kekerasan seksual.

  5. Kasus Bom Bali.
    Kasus terorisme yang mampu menggoncangkan dunia setelah kasus terror di gedung WTC adalah kasus bom bali. Pada 12 November 2002, di Legian, Kutai Bali sebuah Bom meledak dan menghancurkan sebuah bangunan hotel. Ledakan tersebut mengakibatkan 202 meninggal dunia. Banyak diantara korban merupakan warga negara asing yang sedang berlibur ke Bali. Setelah kasus itu Bali sempat di tutup untuk kunjungan dari luar negeri yang kemudian membuat perekonomian di Bali sempat mengalami penurunan. Namun sekarang Bali sudah kembali menjadi tempat wisata terbaik di Indonesia dan kembali mampu memastikan kepada seluruh warga dunia bahwa Bali merupakan tempat yang aman untuk berlibur.


Demikian pembahasan tentang beberapa contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia. Pelanggaran HAM juga terjadi di negara Indonesia yang dapat anda simak dengan menklik link di bawah ini.

Contoh kasus pelanggaran HAM di Dunia

Pada dasarnya setiap kejahatan merupakan sebuah pelanggaran HAM, seperti pencurian, kekerasan, pelecehan, membuang bayi hasil hubungan gelap, perbudakan, bahkan pencemaran nama baik. HAM yang merupakan hak dasar bagi setiap orang sebagai karunia dari Tuhan YME harus dijaga oleh setiap individu tanpa terkecuali. Kesadaran akan pentingnya menghargai HAM merupakan hal yang harus dijunjung tinggi untuk mencapai suatu kedamaian yang diidam-idamkan.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sahabat Indonesia semua. silahkan tinggalkan kritik, saran, ataupun komentar karena pasti akan sangat membantu penulis. Terma kasih.